AGAMA ITU AKHLAK

Sepuluh tabir Mauqiful Hisab (ruangan pengadilan), terdiri dari:
1 (satu) tabir pemeriksaan masalah sholat dan zakat (masalah ibadah)
9 (sembilan) tabir pemeriksaan masalah akhlak manusia yang berkaitan dengan
hubungan dalam keluarga.
Isi Al-Qur’an, sebagian besar mengupas masalah tata-tertib ber-keluarga.

Bpk. He meninggal dalam posisi Khusnul Khotimah, karena sudah lulus dari
10 tabir Mauqiful Hisab. Kelak nanti hanya sekian jam saja meliwati ruangan pemeriksaan.
Dijelaskan di padang Mahsyar menggunakan kendaraan bagaikan kilat menuju sorga.

MEMBEBASKAN DIRI DARI HUKUMAN
Tidak perlu takut menghadapi pemeriksaan, bila kita tidak bersalah.
Yang dibebaskan dari sanksi hukum adalah orang yang TAAT pada hukum.

Mas Sm, puluhan tahun naik motor, tidak pernah kena tilang, karena TAAT pada hukum lalulintas.
Mas Wd, puluhan tahun kerja, tidak pernah mendapat SP, karena TAAT pada hukum perusahaan.
Bpk He, bebas dari siksaan api neraka, karena TAAT pada hukum Al-Qur’an.

BISA TAAT KARENA MENGUASAI ILMU
mas Sm bisa taat pada hukum lalulintas, karena menguasai semua aturan mengenai lalulintas.
mas Wd bisa taat pada hukum perusahaan, karena mempelajari semua aturan perusahaan.
Bpk He bisa taat pada hukum Al-Qur’an, karena mempelajari buku “Petunjuk Jalan lurus”

BISA DISIPLIN KARENA DILIHAT
Setiap pengendara motor, bisa disiplin karena dilihat Polisi (penegak hukum)
Setiap pembantu rumah bisa rajin, karena dilihat majikannya (penegak hukum)
Setiap karyawan bisa disiplin kerja, karena dilihat Pimpinannya (penegak hukum)
He bisa disiplin pada perintah Allah, karena dilihat Allah (penegak hukum)

BISA DISIPLIN DAN TAAT, KARENA MERASAKAN ADA YANG MELIHAT
mas Sm, bisa disiplin berkendaraan, karena merasakan kehadiran Polisi disisinya.
mas Wd, bisa rajin bekerja, karena merasakan kehadiran Pimpinan disisinya.
Ibu St bisa rajin sholat, karena merasakan kehadiran Allah disisinya (disebut Ikhsan)
Kita berpuasa, sabar menunggu sampai bedug Maghrib, tidak berani membatalkan puasa,
karena merasakan kehadiran Allah yang melihat kita sedang menjalankan puasa.

Bpk. He sebagai panutan
Bpk. He, taat pada perintah Allah, karena demikian yakinnya bahwa Allah Maha Melihat
atas segala perbuatannya, sehingga selalu hati-hati dalam setiap perbuatannya.
Setiap tutur katanya selalu dijaga, agar jangan sampai menyakiti orang lain,
karena beliau yakin bahwa Allah Maha Mendengar apa yang diucapkannya.
Beliau selalu menjaga hatinya, menghindari berbagai penyakit hati, karena beliau yakin
bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang ada didalam hatinya.

Keyakinan yang kuat atas segala sifat-sifat Allah, membawa dirinya menjadi orang yang sangat
disayangi Allah dan diberikan kehormatan yang tinggi, disejajarkan dengan para syuhada,
karena beliau termasuk pahlawan yang berhasil menaklukan nafsu yang ada didalam dirinya.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: