PAHALA YANG BERBEDA

Dikantor kita, ada berbagai tingkatan jabatan, yang paling rendah office boy, tertinggi Direktur.
Perbedaan tingkatan jabatan ini, sangat besar pengaruhnya terhadap gaji yang diterima tiap bulan.
Jam kerjanya sama-sama 8 jam sehari, tapi penghasilannya berbeda, karena pangkatnya berbeda.

Dalam “struktur” Islam ada lima tingkatan jabatan. Yang paling rendah Muslim, tertinggi Muttaqin.
Dua rakaat seorang Mukmin, lebih tinggi pahalanya dari dua rakaat seorang Muslim.
Kita ambil contoh salah satu Al-Hadits yang menjelaskan perbedaan pahala.
“Dua rakaat dari seorang alim (guru agama), lebih utama daripada 70 rakaat dari
orang biasa” (R.Ibn. Annajjar)                        (anak titipan Allah)

Setiap karyawan ingin bisa naik pangkat, untuk itu akan berusaha “menuntut ilmu” melalui kursus
kejuruan atau kuliah lagi diluar.Seorang Muslim bila ingin naik tingkat, juga musti “menuntut ilmu”

Ada seorang laki-laki, semula Muslim, lalu nekat ingin jadi Mutaqin, semua ilmu agama dikebut,
Setiap lembar ilmu yang dipelajarinya, langsung diamalkan, tidak ditunda-tunda lagi.
dosanya berguguran.        Pada akhir hayatnya, laki-laki ini bisa naik tingkat menjadi Muttaqin.

Kemudian kita pelajari sikap dan perilaku, laki-laki ini:
1    Sholatnya rajin, tidak pernah diundur-undur waktunya, sering berjamaah.
2    dalam masalah harta, tidak punya apa-apa, hanya pakaian sehari-hari.
3    dalam masalah nafsu, tidak lagi bergeming melihat nafsu duniawi.
4    Ucapannya bersih, tidak emosional, tidak suka menyakiti orang lain.
5    Hatinya bersih, sebening kaca, tidak ada penyakit hati didalamnya.
6    Hidupnya ikhlas, diberi penyakitpun, tetap berzikir, tidak mengeluh.

Berlinang mata kita, bila kita mengetahui bahwa laki-laki tersebut bernama: Hr
Terbayang wajah beliau, yang selalu dihiasi kesabaran dan keikhlasan.

Kita tengok batu nisannya,….. Tidak ada titel H didepan namanya.
Kita buka buku tabungannya, dua rakaat sholat beliau nilainya sama dengan 700 x sholatnya Mbak E
Memang berat sekali mengikuti jejak beliau, tapi bukan berarti kita tidak bisa.
Kita ingat selalu. Bahwa kunci keberhasilan itu adalah sabar.

Al-Qur’an:    “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”
“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu…”
Bapak Hr, sudah membuktikan sendiri, bahwa sabar dan sholat itu jalan menuju taqwa.
H sudah membuktikan sendiri, bahwa sabar dan sholat itu menjadi penolong masuk Akpol.

Hari ini, anak-anak Hr yang sabar, ada yang kurang sabar dan ada juga yang tidak sabar.
Hari ini, jangan dijadikan ukuran, karena esok hari bisa berubah menjadi lebih baik,…..percayalah.
Hari ini kita mulai menanam benih kesabaran. Hari ini kita mulai maju kemedan perang, melawan
nafsu yang ada didalam diri kita. Suatu saat nanti, kita akan memetik panennya, menjadi pejuang.
Dan diakhir hayat nanti, kita mendapat predikat husnul khotimah, sebagaimana janji Allah.

——————————————————————————————————————————————–
(catatan:  Angka pahala 10x, 7x, 70x, 700x dll, bukan angka sebenarnya, hanya menunjukkan
arti lebih banyak. Misalkan 70x, artinya nilai pahalanya lebih banyak dari amal yang nilainya 7x)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: