ALAM BARZAH (2)

Al-Hadits

“Kubur itu adakalanya suatu taman dari taman-taman surga, atau suatu lubang
dari lubang-lubang neraka”
“Kubur itu adalah tempat pemberhentian pertama dari tempat-tempat diakhirat.
Siapa yang selamat disitu, maka setelah itu semuanya akan menjadi lebih mudah
dan ringan baginya. Tetapi siapa yang gagal, maka tempat-tempat setelah itu
akan dirasa lebih berat”

Almarhum Pak Fulan, beliau sedang menikmati salah satu taman dari taman-taman surga.
“Dimana aku ditempatkan nanti?” Tergantung Daftar Riwayat Hidup masing-masing.
Kalau ditempatkan disatu lubang dari lubang-lubang neraka, berarti lubang-lubang lainnya akan
diterima nanti dineraka. Kalau ditempatkan disuatu taman dari taman-taman surga, berarti
taman-taman lainnya akan dinikmati nanti disurga.

Al-Qur’an
“Orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, para malaikat
mengatakan “Salamun alaikum” masuklah kedalam surga disebabkan amal baik yang
telah kamu kerjakan” (QS An-Nahl 32)

Kalau kita pelajari masalah siksa kubur, diperlukan satu buku. Kita ambil saja ringkasnya.
Yang disebut siksa kubur itu adalah ukuran kecil dari siksaan di neraka. Bentuk siksaan disana
adalah segala sesuatu yang kita takutkan didunia. Kita takut pada api, takut pada ular, takut pada
kalajengking, takut pada kegelapan, takut pada bau yang menyengat, takut pada sumur, dll.
Siksa kubur ini bisa berkurang, bila ada kiriman “doa” dari anak yang sholeh.

Nikmat Kubur adalah ukuran kecil dari surga. Bentuk kenikmatannya, sama dengan kenikmatan
didunia, misalkan kuburannya diperluas, mendapat penerangan dan udara sejuk. Ada makanan
dan buah-buahan segar. Juga ada kiriman makanan yang berasal dari doanya anak yang sholeh.

Al-Qur’an

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata: “Tuhan kami adalah Allah” kemudian
mereka beristiqamah (berjalan lurus), maka para malaikat akan turun pada mereka,
seraya berkata: “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih.
dan bergembiralah kamu dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”
Kami adalah pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat. Disana kamu
memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh semua yang kamu minta”
(QS Fussilat 30-31)

Kita tidak perlu takut mati atau takut disiksa, kalau kita mengikuti petunjuk Al-Qur’an. Justru
kita disuruh bergembira karena disana nanti kita akan memperoleh semua yang diinginkan.
Pada saat ini, rumah kita kecil, sumpek, sempit, rasanya rumah besar hanya impian saja.
Pada saat ini, makanan kita terbatas, hanya sebatas kemampuan gaji, rasanya makanan yang
mahal dan enak, hanya impian saja. Istri kita maunya seperti bidadari, itu sih hanya impian saja.

Enggak usah khawatir Mas, disana nanti semua impian kita bisa terwujud nyata.
Rumah yang besar, istri yang cantik (suami yang ganteng), makanan yang enak-enak, ada pelayan
, pakaian yang indah-indah, wah, pokoknya enak banget.

Modalnya hanya SABAR. Sabar itu sumber kebahagiaan, baik didunia maupun diakhirat.
Sabar dalam melaksanakan semua petunjuk yang tercantum dalam kitab suci Al-Qur’an.
“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu….” (QS Al-Baqarah 45)

Nah, bersiap-siaplah mulai sekarang, bersabarlah dalam segala bidang. Cobalah kendalikan
emosi amarah, kendalikan nafsu komsumtip, bersyukurlah dengan apa yang ada saat ini.
Semua keinginan kita pasti akan terpenuhi disana nanti,…kalau mengikuti petunjuk jalan lurus.

Istri si Fulan maunya punya bisnis yang langgeng, diatas tanah sendiri, boleh-boleh saja, tapi jangan
dipaksakan, terima saja dulu apa yang ada, sabar saja dulu, toh nanti juga terpenuhi.
Kalau enggak sabar, akibatnya hati jadi enggak enak, mendengar berbagai ucapan kiri-kanan.

Si Fulan maunya sih bisa menjadi karyawan yang gajinya besar, bagus, produktip namanya.
Tapi jangan menginginkan hari ini juga, sabarlah menunggu rezeki dari Allah, nanti juga terwujud.
Kalau si Fulan enggak sabar, pasti hati jadi tidak tenang, selalu gelisah, tidurpun tidak nikmat.

Si Fulan lagi menghadapi ujian status posisi jabatan. Kuncinya hanya kesabaran.
Si AA bisa sabar menunggu 2 tahun untuk bisa disebut Taruna. AA bisa bersabar 18 tahun untuk
bisa punya rumah sendiri. Gimana adik-adiknya? Malu dong kalau enggak bisa sabar.

“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu….” (QS Al-Baqarah 45)
Kalimat ini jangan dirubah menjadi: “Jadikanlah Mas AA sebagai penolongmu”
Setiap menghadapi kesulitan, buru-buru telpon AA,… aduh mak, kenapa Allah dilupakan?
Seharusnya mengikuti jejak si AA,….. Mengamalkan QS Al-Baqarah ayat 45.

Untuk itulah tujuan kita mengkaji ilmu agama, agar perilaku kita sesuai buku panduan Al-Qur’an.
Tujuan utamanya adalah agar semua “impian” kita bisa terwujud nyata dialam akhirat nanti.

Penulis : Mang Karna.

Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: