ANAKKU adalah HARTAKU

Kita semua mengharapkan memiliki anak yang sholeh dan sholeha, mengapa? Anak sholeh sangat disayangi Allah, langsung ditempatkan disurga. Anak yang sholeh diberi hak istimewa, diberikan kesempatan untuk mengajukan permintaan apa saja, pasti dikabulkan. Si anak ini melihat kebawah, ke neraka, ada ibu bapaknya yang sedang dibakar, menebus dosa, lalu si anak mengajukan permintaan agar kedua orang tuanya bisa naik ke surga. Dikabulkanlah.

Untuk mendidik anak menjadi sholeh itu, sungguh berat, ada persyaratannya, yaitu :

  1. Mengajarkan ucapan-ucapan islami
  2. Membiasakan anak membaca do’a
  3. Mengajarkan membaca Al Qur’an
  4. Membiasakan anak beradab islami
  5. Menanamkan sikap terpuji
  6. Menjauhkan sikap tercela
  7. Mendidik menghormati orang tua
  8. Mendidik menghormati yang lebih tua
  9. Mendidik menyayangi yang lebih muda
  10. Menjaga kerukunan berkeluarga
  11. Mendidik mensyukuri nikmat
  12. Mengajarkan ibadah (sholat,puasa dll)
  13. Mengajarkan rukun iman
  14. Mendidik menghormati guru
  15. Mendidik menghormati tetangga, tamu.
  16. Mendidik menghindari yang haram
  17. Mendidik menghindari yang bersifat haram
  18. Menanamkan kecintaan kepada Allah SWT
  19. Menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW
  20. Menanamkan mempelajari ilmu Al Qur’an
  21. Menanamkan mempelajari ilmu Al-Hadist
  22. Menanamkan mempelajari ilmu duniawi
  23. Mendidik anak mandiri
  24. Mendidik anak menjauhi kemungkaran
  25. Membiasakan anak bermusyawarah
  26. Mendidik anak menghargai sesama manusia
  27. Menanamkan peduli sosial (sedekah)
  28. Menanamkan sikap kritis
  29. Mengenalkan hukum waris keluarga
  30. Mendidik toleransi antar umat beragama.

Kita bertanya pada guru TK “bu, mengapa ibu mengajarkan berdo’a untuk orang tuanya?” Ibu guru bilang: “Anak harus dibiasakan berdo’a untuk orang tuanya, karena hukumnya wajib”. Jika anak tidak mau berdo’a untuk orangtuanya, maka digolongkan sebagai anak durhaka”. Yang seringan-ringan ibadah saja tidak mau, sungguh keterlaluan, makanya digolongkan durhaka.

Andaikan sang ibu berkata :” Kaka, Ade, sebelum tidur kita sama-sama baca do’a untuk orangtua”. Maka berguguranlah dosa-dosa kedua orang tuanya yang dilakukan pada hari itu. Seorang bapak mempunyai 3 orang anak yang sudah bagus perilakunya. Tolong dijaga titipan Allah ini, jangan sampai melakukan perbuatan tercela. Kewajiban orangtua adalah menanamkan sikap terpuji pada anak dan menjauhkan sikap tercela (point 5 dan 6).

Didiklah anak agar bisa mandiri (point 23), biarkan mencari jalan sendiri, sesuai kemampuannya. Didiklah anak agar suka menolong orang lain, karena dirinya hidup ditolong orang lain (point 27). Jangan membiasakan menolong anak dengan cara perbuatan haram, Allah akan murka (point 22). Berikan dorongan semangat untuk maju, pantang mundur, berikan senjata (berdo’a) (point 2).

“ Jadikanlah sholat dan sabar sebagai penolongmu….”(QS Al Baqarah 45). Disamping sabar terus menerus, jangan lupa minta tolong pada Allah, sholat tahajut jam 3.00 pagi usahakan seminggu sekali, tempatkan Allah dekat dihati,…., nih contohnya :                       “ Ya Allah, berikanlah kemudahan dalam mendidik anak ini, yang engkau titipkan kepadaku. Ya Allah, berikanlah kemudahan pada anak ini, yang bercita-cita luhur, menjadi penegak hukum”. Ya Allah yang maha menentukan, jadikanlah anak ini bisa membahagiakan kedua orangtuanya”.

“Bila ada kesulitan minta tolong pada ALLAH, karena Allah Maha Penolong”.

Penulis : Mang Karna.

Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: